Ironi: Rela Bayar Kopi, Tapi Pelit Beli Ilmu?
Di satu sisi, saya tidak heran.
Banyak orang rela habis ratusan ribu seminggu buat nongkrong di café.
Beli kopi 3x sehari, sewa co-working space, bayar langganan digital tool.
Tapi giliran ditawari ebook PDF Rp 100 ribuan, langsung bilang: “Wah, mahal ya.”
Ironis.
Lifestyle bisa dibayar tanpa mikir, tapi ilmu harus ditawar dulu.
Padahal...
Informasi yang benar bisa mengubah arah hidup.
Berdasarkan survei oleh EdSurge, 86% pembeli info-product mengaku pernah membeli buku/kelas online yang membantu mereka meningkatkan income langsung.
Artinya?
Produk informasi bukan biaya.
Tapi alat percepat kemajuan.
Saya pribadi sudah jual puluhan produk digital seharga di atas Rp300 ribuan.
Dan herannya, pembeli yang bayar mahal itu… justru beli lagi, dan lagi.
Kenapa?
Karena mereka tahu, kualitas itu harga mati.
Produk murah bisa ramai, tapi produk berkualitas selalu dicari.
Apalagi kalau disajikan dengan pengalaman dan sudut pandang yang bernilai.
Itulah alasan saya membuat
INFORMANEN.
Bukan sekadar ebook biasa.
Tapi sistem yang terbukti saya pakai untuk menjual info dengan harga tinggi — dan tetap laris.
Tidak semua orang siap beli.
Tapi yang beli, justru kembali beli.
Karena mereka bukan sedang cari murah.
Mereka sedang cari yang berkualitas.
Cek Informanen Disini
error:
Content is protected !!