Judul Ini Jangan Diganti
Banyak orang berpikir solusinya cuma satu: “Kalau uang kurang, ya cari uang lebih banyak.”
Tapi setelah gaji naik, penghasilan tambah, tetap saja merasa kekurangan.
Kenapa bisa begitu? Karena uang itu mengikuti mindset, bukan angka.
Ada istilah “lifestyle inflation”—semakin banyak penghasilan, semakin banyak pula pengeluaran (tanpa disadari).
Itulah sebabnya, masalah keuangan tidak selalu selesai dengan income tinggi.
Yang lebih penting adalah memahami siklus uang:
• Bagaimana uang masuk,
• Bagaimana uang keluar,
• Dan bagaimana uang berkembang.
Orang kaya bukan yang paling besar penghasilannya.
Tapi yang paling pandai mengelola arus uangnya.
Ada yang gajinya Rp 5 juta, tapi tabungannya ratusan juta.
Ada juga yang income ratusan juta, tapi hidupnya tetap gali lubang tutup lubang.
Mengelola uang itu bukan ilmu bakat, tapi skill yang dipelajari.
Dan skill itu dimulai dari cara pandang terhadap uang.
Apakah uang dianggap sekadar alat bertahan hidup?
Atau justru sebagai alat untuk menciptakan nilai?
Saat cara pandang Anda terhadap uang berubah, cara kerja uang kepada Anda juga ikut berubah.
Di sinilah pentingnya Anda mempelajari ilmu tentang uang, yang tidak diajarkan di sekolah atau tempat kerja.
Di Duitorium, saya merangkum ilmu uang dari sudut yang lebih aplikatif.
Bukan teori muluk, tapi mindset dan strategi yang bisa langsung dijalankan.
Bahkan setelah Anda pelajari, materinya bisa Anda jual kembali.
Jadi belajar dan menghasilkan di saat yang sama.
Karena uang tidak datang ke orang yang sekadar sibuk bekerja, tapi ke mereka yang paham bagaimana uang seharusnya bekerja untuk dirinya.
Kalau ingin hasil yang berbeda, belajarlah dari pola yang benar.
Anda bisa mulai dari sini → LINK
Cek Boltcopy Disini
error:
Content is protected !!