Nunda itu Bukan Penyakit Tapi Fitur

Nunda itu bukan penyakit.

Itu fitur.

Yup, Anda nggak salah baca.

Otak kita memang dirancang untuk… menghindari ketidaknyamanan.

Di bagian otak yang namanya amygdala, ada sistem alarm yang akan aktif kalau kita merasa terancam.

Masalahnya, ancaman ini nggak selalu bahaya fisik.

Bisa juga ancaman sosial.

Seperti takut gagal, takut dihakimi, atau takut nggak cukup bagus.

Setiap kali Anda mau mulai sesuatu yang "berat", otak langsung mikir: "ini bahaya!"

Makanya Anda nunda.

Sisi lainnya, ada bagian otak namanya prefrontal cortex.

Dia yang bantu kita ambil keputusan logis.

Masalahnya?

Prefrontal ini gampang capek.

Dan kalah cepat dari sistem emosi kita.

Inilah kenapa Anda bisa bilang, “besok aja deh ngerjainnya”, meskipun tahu besok lebih sempit waktunya.

Karena otak Anda nyari rasa nyaman jangka pendek.

Jadi kalau Anda sering nunda, bukan karena Anda bodoh.

Tapi karena Anda manusia.

Waktu saya tahu fakta ini, saya berhenti mengutuki diri sendiri.

Saya mulai lihat ini sebagai sinyal: “oke, otakku lagi main aman. Gimana caranya gue bisa atur ulang?”

Bukan berarti kita pasrah.

Tapi justru mulai pakai strategi yang sesuai dengan cara kerja otak.

Misalnya, mulai dari tugas kecil dulu.

Atau menciptakan lingkungan bebas distraksi.

Saya udah ngumpulin banyak strategi kayak gitu.

error: Content is protected !!