Penunda Nggak Melulu Malas, Tapi...
Banyak orang berpikir kalau kita menunda itu artinya kita malas.
Padahal, kenyataannya nggak sesederhana itu.
Saya bilang begini bukan buat membela penunda, tapi karena saya sendiri pernah terjebak dalam siklus itu.
Dan yang saya temukan mengejutkan.
Ternyata penundaan lebih sering terjadi bukan karena kurang motivasi…
…tapi karena terlalu banyak tekanan.
Tekanan untuk sempurna.
Tekanan untuk berhasil.
Tekanan karena takut gagal.
Ada istilah dari psikologi: "procrastination is a form of self-protection."
Artinya, otak kita bukan menghindari kerja keras.
Tapi menghindari emosi negatif yang datang dari tugas tersebut.
Contohnya: takut dihakimi, takut hasilnya nggak bagus, takut terlihat bodoh.
Jadi kita tunda.
Kita alihkan ke hal-hal lain.
Main HP. Scroll medsos. Cuci piring bahkan.
Padahal deadline makin dekat.
Dan anehnya, makin kita tunda, makin kita benci diri sendiri.
Siklusnya jadi makin dalam.
Kita ingin keluar, tapi nggak tahu caranya.
Waktu saya sadar bahwa masalah utamanya bukan kemalasan…
…tapi reaksi emosional terhadap tugas tertentu, semuanya mulai jelas.
Saya mulai berhenti menyalahkan diri.
Dan itu langkah pertama buat sembuh.
Bukan dengan marah pada diri sendiri, tapi dengan mengenali polanya.
Itulah kenapa saya mulai ngulik cara-cara anti-menunda yang lebih realistis.
Bukan yang muluk-muluk, tapi bisa jalan di dunia nyata.
Dan kabar baiknya… cara-cara itu ternyata bisa dipelajari...
Cek Antinunda Disini
error:
Content is protected !!