Menjadikan Database Sebagai Mesin Print Uang

Udah susah payah cari database data kontak calon pembeli, setelah dapat malah dibiarin menguap?

Banyak teman-teman online marketer pemula yang sudah berhasil mengumpulkan database No WA.

Tapi sayangnya mereka gak tau cara mengubah database menjadi mesin uang yaitu dengan menjadikan mereka sebagai barisan audiens yang siap membeli.

Akhirnya database tersebut cuma dijadikan target promosi bar-bar produk ini dan itu.

Lalu ketika gak dapat penjualan sesuai harapan, database itu dianggurin dan dilupakan begitu saja.

Padahal sayang banget database yang didapatkan dengan susah payah (pake uang, tenaga dan waktu) akhirnya terbuang dan tidak dimanfaatkan dengan baik.

Terus harusnya gimana?

Rawat Database

Database harus dirawat. Caranya?

Berikan konten secara rutin.

Sehingga akan terjalin hubungan yang baik dan mereka jadi semakin mengenal Anda..

Kalau sudah kenal baik mereka akan lebih welcome dan responsif dengan penawaran Anda.

Mereka akan lebih mudah membeli apalagi kalau produk yang Anda tawarkan memang relevan dengan apa yang mereka butuhkan.

Konten WA

Konten disini salah satunya bisa berupa segala sesuatu yang Anda bagikan di status atau story WA.

Bisa artikel singkat, bisa video, gambar dll.

Atau bisa juga berupa artikel informatif, edukatif yang Anda bagikan di grup atau via chat personal..

TAPI cara itu bisa Anda lakukan kalau memang mereka tertarik untuk mendapatkannya…

Jadi walaupun isinya konten sharing non jualan dan bukan promosi produk,

tetap aja gak boleh tiba-tiba kirim via chat kepada orang yang gak kenal atau add mereka ke grup Anda.

Tips Metode Delivery Lead Magnet

Seharusnya sejak awal Anda menawarkan lead magnet jangan hanya berupa produk yang langsung selesai, melainkan….

rancanglah lead magnet yang ada konten lanjutannya dan yang bisa dikirimkan via chat..

Dengan seperti itu chat Anda ke mereka selanjutnya menjadi legal karena mendapat izin sejak awal.

Atau jika lead magnet Anda berupa grup mentoring, itu juga bagus karena sebagai admin Anda bisa posting dengan legal di grup tersebut.

Kesimpulannya pengiriman konten via chat personal dan add orang ke grup itu gak bisa asal dan sembarangan. Ada etika dan tahapannya.

Yang relatif lebih bebas adalah penggunaan fitur status atau story.

Anda bisa posting status atau story tanpa harus minta izin, karena setiap orang punya pilihan untuk melihat atau tidak sebuah story.

Terus apakah ada strategi khusus terkait pengiriman konten via story WhatsApp?

Yes ada, Anda bisa pelajari dalam ebook khusus yang ada dalam bonus no 5 di Quotenic.

error: Content is protected !!